Dolar AS Melempem, Harga Emas Melejit
Dolar AS yang merosot membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Dolar AS yang merosot membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Harga emas mendapatkan momentum penguatan di tengah pelemahan dolar AS.
Harga emas berpotensi terdorong akibat pelemahan dolar AS dan penurunan obligasi AS.
Melonjaknya harga-harga energi karena krisis di China dan Eropa kemungkinan akan memukul pertumbuhan dan pendapatan serta menyebabkan volatilitas Oktober, yang akan mendukung emas.
Harga emas berpotensi dibeli menguji resisten US$1.782 per troy ounce selama harga bertahan di atas level US$1.771 per troy ounce.
Emas telah naik di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global, atau lebih khusus lagi perlambatan ekonomi China, yang cukup untuk melebihi pemulihan saham.
Pemulihan data-data perekonomian Amerika Serikat menjadi isu utama di seputar nilai perdagangan emas.
Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mencegah dana-dana spekulatif berpindah ke emas.
Harga emas kontrak Desember 2021 di divisi Comex, New York Mercantile Exchange, terpantau melemah 0,24 persen atau 4,2 poin ke level US$1.779,80 per troy ounce pada pukul 08.40 WIB.
Analis pasar berpendapat bahwa ketidakpastian situasi di Afghanistan dan penyebaran varian Delta dari Covid-19 mencegah turunnya harga emas.